Minggu, 21 Juli 2013

Dewi Fortuna Hanya Lewat

Pernah keberuntungan datang bertubi-tubi padamu? Tanpa disangka-sangka, tiba-tiba DEWI FORTUNA dewi yang biasa disebut-sebut saat kamu beruntung itu sedang berpihak padamu. Dewi fortuna adalah dewi keberuntungan romawi. Beberapa kali ini dia sangat gencar berpihak kepadaku. walau sebelumnya banyak air mata yang harus aku keluarkan, tapi aku bahagia dia akhirnya berpihak padaku.
hari itu aku sedang kebingungan bagaimana menjalani UKK dengan lancar. pengawasan diperketat dengan adanya cctv di belakang kelas/ruang ujian. aku sering sekali absen di semester ini, pelajaran tidak terekam dengan baik dalam memori otakku. akhirnya iseng-iseng aku buat Personal Message di aplikasi Blackberry Mesanger di handphone'ku. hanya dengan menuliskan 'Andai aku tahu soal-soal UKK besok...(^/\^)'
lalu dentingan khas BBM masuk dari seorang temanku yang bersekolah berbeda, dia mengemukakan mendapat kisi-kisi untuk UKK. tanpa panjang pikir aku memintanya,tentu saja dengan tetap mempelajari kisi-kisi yang diberi guru mapel. ternyata ada yang sama ada juga yang berbeda. saat ujian berlangsung, aku mengerjakan soal denga sebisa mungkin. begituuuuuuuu terus sampai akhirnya hari terakhir ukk. aaaahhh rasanya lega dan bebas sekali. tapi aku tidak bisa santai, masih ada classmeeting yang harus aku urusi minggu depannya. banyak cek cok sana sini dengan sesama panitia classmeeting, tapi syukurlah semua berjalan lancar sampai hari penerimaan raport. aku sudah was-was, siapa yang akan mengambil raportku? ibuku tak akan bisa, karna di sekolah ada ayahku. orangtuaku sudah berpisah dan mereka tidak bisa dibilang tetap menjaga keharmonisan. yah,tidak apa. harapan terakhir adalah ayahku. tapi aku paham betul, dia pasti sibuk dengan segala urusan pekerjaannya. aku harus memakluminya sebagai 'Ayah' dari sekolahku. aku harus berbagi waktu, perhatian dan kesempatan. matahari sudah terik, keriuhan sekolah sudah berlalu sejak tadi. hanya beberapa yang masih tinggal di sekolah, termasuk aku yang sedang berlatih untuk seleksi Paskibra. tapi belum ada tanda samasekali ayahku mengambil raportku. beberapa kali ia melintas di hadapanku. aku hanya memandangnya lalu ia berlalu. aku hampiri ia, dengan merengek aku memintanya mengambil raportku. aku iri, teman-teman yang lain sudah berteriak-teriak entah karena bahagia atau kecewa dengan raportnya tapi itu membuat rasa penasaranku memuncak. akhirnya raportku diambil, dan disinilah aku merasa Dewi Fortuna sangat amat baik. Aku rangking pertama di kelasku. wow. Aku bersekolah selama 10tahun dan baru kali ini aku mendapat rangking pertama. aku girang sekali, ku peluk sahabatku aku berteriak-teriak bahagia.
esoknya, aku mengikuti seleksi Paskibra. Pasukan Pengibar Bendera, bagiku sangat membanggakan bila aku adalah salah satunya. Semua mata satu kabupaten akan menonton dan menyaksikan pengibaran bendera merah putih. sebenarnya aku kurang percaya diri, aku bukan termasuk orang yang tinggi. padahal disini, ditempat seleksi ini, anak-anaknya tinggi-tinggi dan membuatku berkecil hati. tapi aku bersyukur Seniorku memberiku semangat agar tetap terpilih. dalam seleksi, aku serius dan fokus. aku juga mantap dalam setiap gerakanku. aku kaget ketika salah satu penyeleksi menarikku keluar barisan. Oh Tuhan ... aku gugur. baru saja aku absen dan duduk hendak menghujat dan melaknat dalam hati, aku sudah ditarik lagi oleh penyeleksi yang lain. 'Ikut saya dek'. begitu kata laki-laki separuh baya itu. sambil berjalan menuju barisan, dia bertanya asal sekolah dan tinggiku. lalu aku masuk barisan menggantikan anak yang sebenarnya bersekolah di sekolah yang terpandang, bahagianya aku. aku harus berterima kasih untuk Pak penyeleksi itu. Terimakasih Tuhanku, terimakasih Dewi fortuna. dan dari sekolah kami, hanya dua orang cewek dan tiga orang cowok. aku salah satunya. Yes! alhamdulillah ...
Dewi Fortuna, mimpi apa aku semalam sampai kau menghampiriku berkali-kali. kali ini, aku dekat denga dua cowok sekaligus. dua-duanya keren, dua-duanya menarik, dan dua-duanya tertarik padaku. bukannya aku kemaruk, tapi aku tidak mau memilih karena masing-masing memiliki keistimewaan yang berbeda.
Pesta sudah usai ... Begitulah. pernahkah kau mendengar seseorang mengucapkan , "Jangan terlalu senang bila kau mendapat keberuntungan, setelah itu, kemalangan akan datang kepadamu tanpa ampun." . Itulah yang terjadi. pestaku sudah usai, Dewi fortuna enggan menghampiriku kali ini. Momiji, Dewa Kemalangan/Dewa Kesialan datang kepadaku kali ini. aku tidak pernah berharap, bahkan aku aka mengusirnya sungguh-sungguh. tapi apa dayaku. Hubungan dengan kelasku semakin buruk saja, aku semakin dikucilkan. entah karena apa. aku bahkan tidak tahu apa salahku sampai saat ini. kemudian, dalam Paskibra aku merasa sangat diremehkan karena tinggi badanku ini. Aku mendapat posisi paling belakang dalam barisan. Bayangkan, paling belakag dalam lebih dari 15 shaf barisan. aku yang terbelakaaaaannnnggggg. kemudian, kedua cowok yang aku kira care, mereka serempak menjauh dariku. gara-gara aku tidak hanya dekat denga satu orang. oke,aku akui aku salah. tapi apa tidak ada kesempatan? baiklah jika tidak ada, aku tidak akan mengemis. aku wanita dan aku punya harga diri. seperti kata Velyn dalam Film Radio Galau , "Aku udah berusaha perbaiki hubungan kita, tapi percuma aku mati-matian kalau kamu inginnya terlepas ..."
Lalu, kejadian ini lah yang paling berat. sangat berat sampai-sampai mengubah seluruh hidupku. aku bertengkar dengan Ibuku setelah ia mengalami keguguran adikku yang kedua dari Ayah tiriku. kami bertengkar hebat, aku mengurung diri sampai seminggu penuh. sampai aku lelah dan aku kabur ke luar kota di kost kakakku. kenapa? karna Ibuku menyuruhku pergi. Kemudian aku membolos sekolah satu minggu penuh tanpa keterangan. dan akhirnya aku keluar dari rumah. tinggal di rumah Ayahku yang jauh dari teman-teman, jauh dari sekolah, jauh dari jantung kota. di pinggir kota seperti ini, aku merasa terisolasi. sudah, berakhir sudah hidupku. aku lelah jika seperti ini. Tapi aku tahu, Dewi Fortuna tidak akan selalu berpihak padaku. Dewi Fortuna, terimakasih. setidaknya kau sempat menyampaikan keberuntungan yang Tuhan gariskan untukku. Aku tahu aku hidup harus terus berjalan. Life must goes on! Keep on, keep spirit, keep strong!!! :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar