Senin, 22 Juli 2013

YARIS

Dari kalian, aku belajar arti persahabatan. dari kalian aku belajar arti perpisahan dan dari kalian aku belajar arti kehilangan. sahabtku ... aku rindu kalian. My bestiest :')
Aku masih ingat betul lho bagaimana asalnya nama Yaris. Aku juga masih ingat betul bagaimana kegilaan kita berlima dalam bergaul. Canda ria kita, sedih bareng kita. aku ingat semuanya , tak ada satupun yang terlewat. Yaris ... iya yaris. memang merk mobil, tapi kami bukan mobil. kami gadis-gadis remaja yang sedang labil. sedang mencari jati diri dan sedang senang-senangnya bermain. saat itu kami kelas tiga SMP. saat-saat menegangkan karena menjelang ujian. kami tidak satu kelas, bahkan kami tidak satu sekolah. kenapa kami bisa akrab dan sangat akrab? yah ... semuanya mengalir begitu saja. tiada hari yang tidak kami lewatkan bersama. aku ga akan pernah lupa bagaimana kita berlima berfoto bersama da berbagi lelucon bersama. Malam ini, setelah satu tahun kita perang dingin, aku terkejut benar-benar terkejut dua dari kalian menghubungiku. mencari-cari keberadaanku, bahkan berkata merindukanku :')
sahabatku ... sahabat lamaku ... kalian kembali? kita berkumpul lagi seperti dulu? aku akan bahagia sekali. setelah kehilangan sayang dari mamahku. setelah aku pergi dari rumah. kalian datang? kalian seperti membawa cahaya baru untukku.

Kita berlima, biasanya berkumpul di rumah sahabat terdekatku. sahabat kental yang sudah aku anggap saudara sendiri. apapun kulakukan dan apapun akan kubagi dengan dia. kita berlima selalu saja kesusahan motor dan uang. tapi tidak menjadi penghalang untuk kita beraksi gila. pernah aku berdua dengan sahabat kentalku membolos dari sekolah dan pergi ke luar kota, masih memakai seragam,tidak punya uang,dan bingung mau kemana. begitulah ... tapi kami tetap nekat dan berakhir fun. sering sekali aksi nekat kami berakhir fun. seperti saat ke luar kota yang cukup jauh, aku hanya berdua dan tidak membawa uang, aku hanya memakai dress dan diguyur hujan sangat lebat. hanya berdua. dua cewek yang belum menginjak bangku SMA. iya, kami masih SMP. menjelang ujian, kami berlima sering sekali main. bukannya mengurangi main. bahkan malam sebelum ujian nasional matematika, kami main dengan puas. kami juga berbagi jawaban saat Ujian Nasional. Kami ingin kami berlima lulus tanpa ada yang tertinggal di bangku SMP. Setelah ujian, di free month, kami semakin sering saja bermain,berfoto-foto dan pergi ke tempat-tempat nongkrong. kami makan sepiring berlima, bahkan kami sering kencan dengan pacar bersama-sama. sampai akhirnya masalah itu datang. semuanya begitu cepat ya? kita menulis berbagai kisah dengan waktu yang lama, tapi cukup sebentar saja untuk membakar semuanya. hangus persahabatan kita. sampai sekarang ini. da aku berharap kepada Tuhan, malam ini, di bula ramadhan yang penuh berkah ini, persatukanlah kami kembali. persatukanlah ya Tuhaaan ... aku masih ingin menjalin persahabatan dengan mereka. semoga ini satu titik terang masalah kita selama ini :')
Ini mobil yaris ,
tapi yaris itu kita berlima :)

  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar