Kamis, 22 Agustus 2013

Saat Bersama Bintang :'

Aku tidak pernah menginginkan sebuah luka. Siapapun pasti berharap kebahagiaan untuk diri sendiri dan orang-orang yang terkasih, Sepertiku, bintang .. Bintang dalam hidupku, saat kau menjadi seperti sesosok bintang yang menerangiku dalam kelamnya malam. Saat aku tak tahu harus berbuat apa lagi, muncullah setitik cahaya kecil yang perlahan-lahan mengusir segala rasa sepiku. Sesempurnanya cerita cinta di sekolah, aku tak pernah mengerti mengapa aku jatuh cinta padamu. Yang tak bisa memberiku sebuah tahta. Tapi kau mampu memberiku tahta tertinggi dalam hatimu. Kau memberiku arti dalam hidupmu. menjadi seseorang yang berjanji akan membahagiakan satu sama lain. Manis begitu manis, setiap waktu yang kita jalani saat itu. Ketika hari-hari kita masih bersama, menghabiskan waktu dan bergandengan tangan menuju asa dihadapan kita.
Bintang .. Kau selalu saja memanggilku Bulan. Onell .. Kau selalu saja memanggilku Imongg. Lesus .. Kau selalu saja memanggilku tembem. Hei .. Aku ingat, bagaimana kita selalu saja yang memakai seragam biru putih, warna kesukaanku. Warna Doraemon yang sangat aku suka. Kita menjalani masa-masa itu bersama kan? Kita menuju sekolah bersama, pulang bersama dan menjalani kegiatan bersama. Hujan panas kita berdua. Aku tumbuh besar bersamamu. Aku belajar tentang cinta, pengkhianatan, dan tentu saja luka.
Aku bahkan masih ingat jelas, aku menyanyikanmu dalam suatu Classmeeting. Lagu yang saat itu tepat untuk keadaan kita yang baru saja putus di malam minggu. Mataku memerah dan tak sanggup aku menahan air mata.
Tulisanku ini bukan berarti apa-apa. Bukannya aku ingin memintamu kembali atau menjadi orang yang menemani hari-hariku lagi. Aku tau kita sudah berbeda, kehidupan kita berubah dan dunia kita sudah benar-benar tidak bisa bersama. Padahal dulu banyaaak sekali hal yang kita sama-sama suka. Kucing, coklat, eskrim, foto. Kita suka semua itu kan?
Doraemon besar yang kau beri saat ku 16 tahun masih tergolek manis diatas tempat tidurku. Kusayang, kurawat, dan tentu saja kuingat. Aku akan selalu mengingatmu .. Mengingat semua tentang kita. Tak akan ada satupun yang akan aku lupakan. Aku menulis ini hanya ingin menyadarkanmu, ketika kau mungkin sudah lupa denganku, tak mengingatmu lagi, atau bahka aku sudah tak ada artinya lagi untukmu, kau pernah mengisi hatiku kau juga pernah menjadi salah satu yang berarti dalam hidupku.
Seiring berjalannya waktu, aku telah mampu berpindah ke lain hati, seperti hubungan kita dulu yang berakhir karena seiring berjalannya waktu dan orang-orang yang berada disekeliling kita. Kita berbeda dan kita tak satu jalan lagi. Aku tahu, Tuhan tidak ingin menyatukan kau dan aku. Karena kita sesuatu yang salah di mataNya.
Bintang .. Tetaplah menjadi Bintang yang ku kenal :)
ONELL-IMONGG









Tidak ada komentar:

Posting Komentar