Minggu, 29 Juni 2014

Entah Apa, Tapi Tentang Kamu (Lagi)



Seperti gulali. Manis dan berwarna-warni. Kamupun juga, memaniskan hariku dan tentu saja mewarnai waktu yang kujalani. Untuk warna apapun itu, yang penting kamu lah yang menjadi warnaku.
Semenjak kamu ada, aku tak pernah mengerti mengapa aku tak pernah berhenti untuk menulis. Kamu menjadi inspirasiku, kamu menjadi sajak yang aku rangkai, dan kamu menjadi canduku untuk merangkai. Untuk menjadi seperti apa yang kuinginkan, kamu sudah menjadi apa yang kuinginkan. Bagaimana tentang aku mengungkapkan seperti apakah yang aku inginkan, ya seperti kamu. Kamu yang selalu menjadi kamu. Kamu yang aku suka akrna kamu adalah kamu. Kamu gulaliku, manis berwarna-warni. Kamu pun mengajarkanku, bagaimana jatuh cinta sejatuh-jatuhnya. Namun jatuh cinta denganmu, aku tidak merasa sakit. Dan tidak berharap akan merasakannya. Tunggu,kamu adalah pewarnaku. Kamupun juga hitam putihku. Bagaimana kamu dalam mewarnai hariku, toh pasti tidak akan warna indah seterusnya. Hitampun adalah warna, putihpun adalah warna,dan abu-abupun adalah warna. Perihal cinta yang tak selamanya bahagia, aku pun mengerti kamupun tak akan selalu menjadi warna yang aku inginkan. Ada kalanya kamu menjadi hitam dan selebihnya. Jika saat itu tiba, biarkan aku menjadi warna yang lain. Saat kamu menjadi hitam, aku akan menjadi putihmu. Saat kamu menjadi abu-abu, biarkan aku menjadi sang pencerah. Aku ingin seperti itu. Saling melengkapi, saling memasangkan. Aku yang seperti ini ingin selalu memahamimu. Kamu pasti mengerti, gulali manisku.
Karena … Hatiku,berdegup kencang. Saat senyummu mengarah kepadaku.Hatiku,tak mampu lagi merasa. Merasakan cinta yang lain selain kamu.Hatiku,tak mampu lagi memperhatikan. Karna perhatianku kini hanya tertuju pada dirimu.Kamu, yang begitu saja masuk ke dalam kehidupanku. Mengisi dan akhirnya menetap dalam hatiku.Kamu,yang mampu membuatku melayang di angan jauh. Tak berfikir dengan logika, hanya cinta yang kurasa.Kamu,tak pernah kutemukan sebelumnya. Menjadi istimewa teristimewa dalam hati dan jiwaku.Kamu, yang masih saja kupuja, dan akan terus menjadi pujaanku dalam hatiku dalam hidupku.Kau datang dengan semua hal yang ada pada dirimu. Kamu bahagia, kamu bahagia dalam hidupku. Untuk sekejap saat ini, namun untuk selamanya. Selama apa yang kau bisa.Penghujung pencarian ini, kuyakin kamu. Pasti kamu. Aku percaya itu kamu. Hatiku, berhenti di kamu. Tak peduli dengan yang lainnya. :)


 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar