Selasa, 01 Juli 2014

Tulisan Tentangmu

Tulisan Tentangmu memang tak akan pernah berhenti kutulis dan tak akan pernah ada habisnya. Aku tak ingin terlalu memuja-muja. Tampak seperti aku terlalu senang mendapatkan sepertimu. Dan aku takut jika aku terlalu dalam mencinta, aku akan kecewa pada akhirnya. Namun,jika nyatanya seperti itu, aku harus bagaimana? dengan aku yang baru saja terkena musibah mendapatkan yang aku dan banyaaak orang lain merasa tak pantas untukku. aku mendapatkan yang seperti ini. dengan segala apa yang dia punya dan dengan segala yang ada padaku. Apakah tidak pantas jika beruntung itu melihat orang lain yang tidak memiliku seperti aku. Kurasa pantas. Untuk akhir yang bagaimana, aku akan memikirkannya nanti. Untuk apa mengkhawatirkan kebahagiaan yang sedang berjalan ...
Sabar memang membuahkan hasil manis. Setelah berbulan-bulan aku bersabar dengan kutukan seumur hidup, datang dia sang penghapus kutukan. Bersyukur. Hanya itu hal yang aku ungkapkan. Terimakasih segala puji bagi Tuhan dan semesta.
Karna bagiku kamu kebahagiaan. Dan menyesal lah mereka yang menyia-nyiakan. Terlihat dengan apa yang mereka lakukan. Menghujat aku yang sekarang memilikimu. Karna sebenarnya, penyesalanlah yang sekarang sedang melanda mereka. Tidakkah ada yang berfikir sayang jika menyia-nyiakan apa yang tulus padamu. Terlambatlah, karna kebahagiaan itu sudah menjadi milikku. Tak kan kulepas tak kan kubiarkan pergi begitu saja.
Tuhan yang mengikat, kita yang mempererat. Saat nanti kau sudah melonggar, kan kukencangkan kembali. Tak kan pernah kubiarkan ikatan itu terlepas. Dengan apapun simpul dan lekuk tali, dengan bagaimanapun ikatannya. Tapi aku mengerti, ikatan tak baik jika terlalu erat. Aku tak akan berlebihan. Sewajarnya dan semengalirnya. Bukankah apa yang mengalir begitu saja tidak akan terasa jalannya? Tiba-tiba saja sudah berlabuh dan tiba-tiba saja sudah menepi. Hope this ...
Dan mengertilah, karna aku sudah melangkah sejauh ini, sudah jelas bukan jika aku mencintaimu dengan tulus? Kuharap kau mengerti.Dan yang perlu kau ingat, Aku jatuh cinta dengan jiwamu, terserah tentang tubuhmu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar