Sabtu, 27 Desember 2014

Mother Fucking

Bad day!!!!! What motherfucking!!!! Oh thanks God. I have a good boyfriend ; Wheka.
Baru sekali. Seumur hidup baru pernah dapet rangking sebegini banyak. Kenapa disalah-salahin terus? Iya aku emang bodoh, tolol, ga berotak, otaku dang, bukan anak yang baik. Air mataku ga pernah berarti buat dia. Pengaduanku selalu saja justru membuat aku menjadi salah. Aku…kenapa semalang ini? Aku…kenapa diberi ujian seberat ini? Kenapa aku ga pernah tenang di rumah? Kenapa aku ga pernah ngerasain pembelaan seperti anak-anak biasanya? Yang katanya “Seorang ibu tidak akan pernah rela darah dagingnya disakiti” ternyata bullshitt  untuk kehidupanku. Kenyataannya, aku tidak pernah dibela, bahkan jika di depan orang lain. Aku bercerita bagaimana beratnya aku menjalani sekolah yang kelasnya tidak berpihak padaku, lagi-lagi aku yang salah. Bahkan sampai sekarang, dari setahun yang lalu aku TIDAK PERNAH mengerti apa salahku. Dan tetap dimatanya, pasti aku yang salah.
Kakakku, pernah bernilai buruk seperti aku. Tapi tak sekalipun dia memarahinya seperti dia memarahiku kali ini. Aku pingin berhenti sekolah saja. Daripada memalukan orangtua. Membebani hatiku. Dan membebani otakku. Aku pingin berhenti menangis, menahan sakit dengan tidak pedulinya teman-teman sekelasku. Aku pingin berhenti menahan perih, dengan teman-teman yang mengabaikanku. Menganggapku tidak ada. Hanya hadir sebagai pelengkap. Tapi tiada arti. Aku sudah capek sekolah begini. Aku ingin seperti yang lainnya. Dipeluk erat dan ditemani, bukan menangis sendirian dan malah ditambah berat bebannya olehnya. Pernahkah kau coba merasakan menjadi aku? Pernahkah kau tau bagaimana jika menjadi aku? Pernah berfikir jika ini terjadi padamu? Aku bukan semakin dewasa. Aku semakin PUTUS ASA!!!!!


Tidak ada komentar:

Posting Komentar