Bad day!!!!! What motherfucking!!!! Oh thanks God. I have a good
boyfriend ; Wheka.
Baru sekali. Seumur hidup baru pernah dapet rangking
sebegini banyak. Kenapa disalah-salahin terus? Iya aku emang bodoh, tolol, ga
berotak, otaku dang, bukan anak yang baik. Air mataku ga pernah berarti buat
dia. Pengaduanku selalu saja justru membuat aku menjadi salah. Aku…kenapa
semalang ini? Aku…kenapa diberi ujian seberat ini? Kenapa aku ga pernah tenang
di rumah? Kenapa aku ga pernah ngerasain pembelaan seperti anak-anak biasanya?
Yang katanya “Seorang ibu tidak akan pernah rela darah dagingnya disakiti”
ternyata bullshitt untuk kehidupanku. Kenyataannya, aku tidak
pernah dibela, bahkan jika di depan orang lain. Aku bercerita bagaimana
beratnya aku menjalani sekolah yang kelasnya tidak berpihak padaku, lagi-lagi
aku yang salah. Bahkan sampai sekarang, dari setahun yang lalu aku TIDAK PERNAH
mengerti apa salahku. Dan tetap dimatanya, pasti aku yang salah.
Kakakku, pernah bernilai buruk seperti aku. Tapi tak
sekalipun dia memarahinya seperti dia memarahiku kali ini. Aku pingin berhenti
sekolah saja. Daripada memalukan orangtua. Membebani hatiku. Dan membebani
otakku. Aku pingin berhenti menangis, menahan sakit dengan tidak pedulinya
teman-teman sekelasku. Aku pingin berhenti menahan perih, dengan teman-teman
yang mengabaikanku. Menganggapku tidak ada. Hanya hadir sebagai pelengkap. Tapi
tiada arti. Aku sudah capek sekolah begini. Aku ingin seperti yang lainnya.
Dipeluk erat dan ditemani, bukan menangis sendirian dan malah ditambah berat
bebannya olehnya. Pernahkah kau coba merasakan menjadi aku? Pernahkah kau tau
bagaimana jika menjadi aku? Pernah berfikir jika ini terjadi padamu? Aku bukan
semakin dewasa. Aku semakin PUTUS ASA!!!!!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar