Belajarlah dari apa yang pernah kau alami. Bertahanlah dari apa yang pernah membuatmu terjatuh ...
Kamis, 29 Agustus 2013
Jangan Renggut Senyumku
Pintaku tidaklah rumit, tidaklah sulit dan tidaklah sukar untuk dipenuhi. Hatiku memang tidak pernah berhenti berdesir bila mengingat semua cerita yang membuatku pengap bernafas. Aku sudah mencoba menghapusnya dari ingatanku, namun apa daya? Gerimis itu selalu saja hadir dan enggan beranjak pergi dari segala gejolak emosiku. Berkali-kali aku sudah mencoba menggulung semua awan mendung yang menutupi cahaya semangatku. Namun berkali-kali pula, gelombang badai keputus asaan berhasil menyapu bersih segala niat dan usahaku untuk melenyapkan sayatan-sayatan luka itu. Insiden itu seakan tidak mau berhenti berlabuh di pelabuhan hatiku. Selalu saja berlayar menuju kepedihanku. Aku lelah ... Aku tidak memiliki cukup banyak tenaga untuk melawan. Harus bagaimana? Aku ingin menghentikan lisanku untuk mendesah pilu, aku juga ingin menghentikan air mata yang selalu tumpah ruah saat aku mencoba berusaha membendungnya di pelupuk mataku. Namun aku tak kuasa ... Selalu saja kenangan malapetaka itu mampu merenggut senyumku. Kelopak mataku , sudah terlalu sering basah. Tapi aku tahu, aku harus berlapang hati menerima semua jalan takdir ini. Dan seiring dengan berjalannya waktu, dan semakin bertambahnya angka umurku, Tuhan semakin membukakan mataku untuk memandang dunia. Menyelami semua seluk beluk permasalahan yang selama ini telah mampu merenggut seluruh senyumku. Dan aku tahu, Tuhan menjadikanku pribadi yang kuat dengan mengirimkanku batu diatas pundakku. Tanpa itu, aku akan menjadi pribadi yang lemah bukan? Aku bersyukur :'')
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar